Ketiga program tersebut pastinya sudah anda kenal atau paling tidak pernah mendengarnya. Kerumitan dan spesifikasi computer yang tinggi adalah beberapa kendala yang terdapat pada tiga software canggih diatas. Walau hasil output yang diberikan sangat realistis, tapi apa daya computer ga kuku atau kepala udah mumet duluan……
Google Sketch up! Pernah dengar!
Mungkin bagi para arsitek, atau interior designer sudah tidak asing lagi dengan software ini. Tetapi bagi yang belum kenal, akan sedikit saya kenalkan, selanjutnya anda mencari tahu lebih dalam sendiri, bagaimana itu sketch up, kesukaannya, film favoritenya, makanan kesukaannya (Stoppppppppp! Kok jadi ngelantur…! Ayo kita mulai!
Sketch up adalah software 3D modeling yang mudah digunakan. Pada dasarnya ada 2 versi sketch up, pertama versi free alias gratisan (ini pastinya kesukaan semua orang! Gratis, free, dll) dan yang kedua adalah versi pro. Sudah pasti ada perbedaan antara keduannya. Tapi dari yang saya ketahui perbedaan kedua software tersebut adalah pada menu eksporternya. Sketch up pro dapat mengekspor file ke beberapa software lain sedangkan yang gratisan hanya sedikit kompabilitasnya. Secara umum kedua versi tersebut bisa dikatakan sama. Sketch up free bisa digunakan untuk desain 3d modeling, sama halnya dengan yang pro.
Prinsip gambar 3D pada sketch up adalah surface, jadi tidak memakan memory computer cukup banyak. Jadi sejauh yang saya ketahui sketch up ini tidak mendukung solid, seperti halnya tiga program yang disebut diatas. Tetapi dengan pengaturan pencahayaan, material, dan mapping yang baik hasilnya ga kalah kok dengan program –program canggih diatas.
Interface Goggle sketch up
Hasil rendering Google Sketch up +v-ray
Hasil rendering Google Sketch up +v-ray
Sampai tulisan ini dibuat Google Sketch up sudah sampai pada versi yang ke tujuh.
Free download Google Sketch up 7 versi gratis
Free download Google Sketch up 7 versi Pro (Trial)








